Postingan

Wakil Dekan FKIP periode 2019/2024

Gambar
Barakallahu lakum Selamat atas dilantiknya Wakil Dekan FKIP UNRAM WD 1 Dr. Gunawan, S. Pd., M. Pd. WD 2 Dr. Sukardi, M. Pd. WD 3 Dr. Gito Hadiprayitno, M. Si. Kita doakan Semoga bisa menjalankan amanah dengan baik dan diridhoi Allah SWT, aamiin.

#NasihatDiri Obat bagi kesombongan

🖋 Literasi Al-Kahfi 📗 NasihatDiri Obat bagi kesombongan Kesombongan bukanlah fitrah melainkan pertanda jiwa yang sedang kehilangan arah. Sejatinya kita sebagai mahluk menyadari kerendahan diri di hadapan sang pencipta. Dan memang banyak sekali dia ataupun kita yang sedang sombong semacam memiliki bentuk luka dalam hatinya, mungkin karna diremehkan atau dihinakan dan belum berhasil mengobatinya dengan baik. Jika kita mendapati orang yang serupa ( sombong) jauhkanlah rasa kesal kita gantilah dengan do'a semoga akan pulih dari kesombongannya. Jika jiwa kalian jernih jangan jauhi orang yang sombong sebab mereka membutuhkan untuk bercermin sebagai penawar dari kesombongan. Berlembuthatilah, hingga benih-benih kesadaran tertanam dan tersirami. Pada waktunya nanti, ia akan memahami bahwa dalam kerendahan hati tersimpan kemuliaan. _"Dia yang sedang sombong sejatinya sedang terluka. Maka jadilah obat dengan berlembut hati padanya"_ Pesan: janganlah menjauhi orang ya...

Aku Mahasiswa, Bekalku hanya 50 Rb Perbulan, Namun..."

🖋 *Literasi Al-Kahfi* 📗 *"Aku Mahasiswa, Bekalku hanya 50 Rb Perbulan, Namun..."* Kisah sang Mujahidah ternyata masih berlanjut dengan berbagai rentetan keajaiban yang tak terkira. Kali ini tentang uang hidup yang harus ia terima dengan ikhlas dari kedua orang tuanya sebesar 50 Rb perbulan. Dia adalah anak yang tak pernah mengeluh dan berusaha untuk tidak meminta uang kepada orang tuanya meski dalam kesulitan. Dia sadar, bahwa meminta uang berlebihan kepada mereka sama saja meminta cucuran keringat mereka secara paksa. Kita bisa membayangkan betapa uang 50 Rb hanya bisa dihabiskan satu hari oleh kalangan mahasiswa pada umumnya. Sehingga untuk mampu bertahan selama berminggu-minggupun menjadi mustahil bagi kita. Namun tidak seperti kenyataan yang dialami oleh seorang Mujahidah ini, dia terbukti mampu hidup selama satu bulan dengan bekal seadanya. Mungkin kita bertanya, bagaimana bisa dia membiayai hidupnya? Apa rahasianya sehingga dengan bekal 50 Rb perbulan bisa memen...

"THE MIRACLE OF GIVING (KEAJAIBAN SEDEKAH)"

🖋 *Literasi Al-Kahfi* 📗 *_"THE MIRACLE OF GIVING (KEAJAIBAN SEDEKAH)"_* Saya ingin menceritakan sebuah kisah nyata dari seorang Mujahidah yang tengah berkuliah di Universitas Mataram. Sejak SMA dia memiliki penyakit yang menganggu di bagian dadanya. Setiap hari, dia merasa nyeri di bagian dadanya. Pernah suatu hari dia sakit parah dan dibawa ke rumah sakit. Dia didiagnosa penyakit paru-paru oleh dokter yg memeriksanya. Betapa terkejutnya dia dan orang tuanya. Tapi dia bukanlah orang yg cepat putus asa. Dia selalu berpikir positif terhadap Allah yg memberinya penyakit. dia ikhlas menjalani hari-harinya dengan obat dan rasa sakit di dadanya. Setelah lulus SMA, dia melanjutkan pendidikannya di Universitas Mataram untuk menunjang cita-cita mulianya. Hari-harinya terisi dengan banyak kesibukan sehingga dia letih dan penyakitnyapun kambuh lagi. Akhirnya dia memutuskan untuk memeriksanya ke klinik. Hampir setiap kali dia berkunjung kesana, dia tidak mendapatkan kepastian apa...

TESTIMONI UNTUK MT AL-KAHFI FKIP UNRAM 2017

Gambar

SWITER MT AL KAHFI FKIP UNRAM 2017

Gambar

(SEKILAS DAKWAH) Biodata Imam Al-Ghazali

Gambar
Biodata Imam al-Ghazali Lahir : 405 H/1058 M, Wafat 14 jumadil akhir 505 H/18 Desember 1111 M As-Syaikh Al-Iman Al-Bahri, Hujjatul Islam, 'Ujubatu Az-Zaman,Zaenal Abidin, Abu Hamid bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad At-Thusi, As-Syafi'ie, Al-Ghazali, seorang penulis produktif, cerdas lagi jenius. Imam Al-Ghazali di lahirkan di Thusia' pada tahun 405 H. Adapun bapaknya seorang hamba yang saleh lagi bersahaja dalam kehidupannya. Ia tidak akan makan kecuali dari rezeki yang di perolehnya, yakni dengan memintal kain wol kemudian menjualnya di tokonya di Thusia. Pada saat waktu senggang, ayahnya pergi berkeliling ke majelis taklim para ulama serta melayani mereka sebaik-baiknya, menjalin hubungan baik, serta belajar dengan mereka. Ketika mendengarkan perkataan para ulama ia lantas menangis dan menghibakan diri kepada Allah S.W.T. agar di anungerahi seorang anak yanh cerdas lagi berilmu. Allah pun mengabulkan permintaannya dengan mengaruniakannya dua putra, bernama Ab...